Kejar Endowment Fund Kampus Internasional, Salam Ganesha Targetkan Rp. 1 Triliun di 2020

0
156
Anggota MWA ITB Achmad Zaky, saat memaparkan target dan program Salam Ganesha terkait Endoment Fund.

Jakarta, SN.com – Salam Ganesha Fundraising Project (SGFP), Endowment Fund secara yang digagas oleh para alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) menargetkan donasi sebesar Rp.1 Triliun, pada 2020 mendatang. Salam Ganesha merupakan program di bawah naungan Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung (MWA-ITB), di mana target Rp. 1 Triliun di 2020, bertepatan dengan usia ITB yang ke 100 tahun.

Ketua MWA ITB Yani Panigoro, mengatakan Salam Ganesha adalah bagian dari penggiat dari endowment fund ITB yang dibentuk oleh ITB melalui Majelis Wali Amanah (MWA) di bawah komite dana, yang dikelola oleh Ahmad Zaki (Founder Bukalapak/MWA ITB) dan Nurhayati Subakat (MWA ITB).

“Salam Ganesha dimana terdiri dari para anak muda angkatan 2010 ITB. Sebenarnya salam ganesha ingin menjangkau alumni, karena salah satunya ingin menjangkau endowment fund. Jadi kita ingin mengajak seluruh alumni ITB seperti salam Ganesha yakni untuk Tuhan, bangsa dan almamater,” ujarnya kepada awak media di Soehanna Hall – The Energy Building, Jakarta (16/12).

Sementara itu Anggota MWA ITB Achmad Zaky, mengungkapkan Salam Ganesha akan merekrut relawan yang berasal dari seluruh angkatan yang selanjutnya akan dikomunikasikan ke seluruh alumni ITB. Dengan harapan fundrising-nya akan terus berjalan sesuai dengan harapan dan target.

BACA JUGA  Gebyar Pernikahan Indonesia ke 13 Siap Digelar di Jakarta

“Salam Ganesha merupakan gerakan resmi bukan gerakan independence yang dibuat alumni. Kalau ada teman-teman yang masih bertanya, ini resmi melalui ITB. Dananya insya Allah amanah. Harapannya akan banyak awarness mengenai endowment fund, karena pendanaannya berasal dari alumni,” katanya.

Lebih jauh, Zaky mengungkapkan penggunaan dana tersebut akan dikelola secara profesional, dimana dirinya menilai program ini serupa dengan wakaf. Dana ini tidak akan berkurang diletakkan dalam suatu fund. “Pahalanya akan abadi dan semuanya akan digunakan untuk ITB. Untuk kesejahteraan dosen, mahasiswa hingga infrastuktur,’ imbuhnya.

“Dana ini akan digunakan untuk dosen, profesor, beasiswa, penelitian riset dan sebagainya. Inisiasinya dari tahun 2004, dimana dulu yang menyumbang alumni ITB seluruh pengusaha besar. Kini saatnya kita mensosialisasikan ke seluruh alumni muda,” tambah Yani.

Zaky menambahkan, dengan program tersebut diharapkan ITB akan semakin maju, temhan-temuan seperti unicorn akan lebih banyak sehingga kesejahteraan di Indonesia akan lebih luar biasa. Karena ITB sebagai institusi riset harus melahirkan penemuan-penemuan yang bisa diaplikasikan seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita menggunakan teknologi digital dengan flatfoam untuk endoment fund. Ini akan terus dikembangkan dan di update dimana informasi penggunaan dana abadi secara transparansi. Seluruh alumni bisa menularkan kepada kawan-kawan yang lain bagaimana pentingnya endowment fund,” jelasnya.

BACA JUGA  Makna Di Balik Anyaman Ketupat, Makanan Khas Lebaran

Untuk donasi, Salam Ganesha mengelompokkan secara nilai donasi, yang akan mendapatkan cinderamata dari mulai tas hingga penamaan nama kelas dan gedung bagi pendonasi.

“Untuk donasi Rp. 300 ribu akan mendapatkan tas dan menyumbang Rp. 2,5 juta mendapatkan jaket yang kesemuanya merupakan limited edition yang hanya dimiliki oleh orang-orang hebat, yang lebih penting kita akan memperkenalkan tile yang harganya satu tile Rp. 50 Juta. Tile ini merupakan dinding lantai yang akan dibangun di ITB yang bernama Tile Flaza Octagon, dimana yang menyumbang dengan angka tersebut namanya akan tertera di Tiket tersebut. Kita sudah hitung untuk angka Rp. 1 Triliun kita bisa. Alumni ITB ada 100 ribu lebih, insya Allah bisa tercapai,” ungkapnya.

“Selain itu juga ada program penamaan ruang kelas dan gedung dengan donasi minimal Rp. 150 juta. Nama pendonasi akan tertera sebagai nama kelas atau nama gedung dengan waktu yang ditentukan,” pungkasnya.

Sumber : Ruang Jurnalis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here