Ini Empat Referensi Program Studi di Era 4.0

0
189
Ilustrasi Study (Pixabay)

Pendidikan, SN.com – Setiap masa tentunya akan berubah terkait kebutuhan tenaga kerja yang tentunya berimbas kepada pendidikan yang dibutuhkan. Indonesia sebagai Negara besar yang akan menghadapi era revolusi industri 4.0, tak lepas dengan kehadiran berbagai teknologi serta terobosan-terobosan baru pada dunia digital. Perubahan tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Terutama untuk generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa di era selanjutnya.

Maka dari itu, pada era 4.0 ini akan banyak pertimbangan untuk karir bagi masa depan. Memilih program studi di jenjang perguruan tinggi pun harus tepat. Berbagai perguruan tinggi tentunya harus menyediakan program studi yang mumpuni dalam menghadapi era 4.0 ini. Ada berbagai perguruan tinggi yang sudah menyediakannya, Politeknik Negeri Jakarta salah satunya. Politeknik Negeri Jakarta memiliki delapan jurusan, salah satunya Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan (TGP).

Jurusan tersebut memiliki empat program studi (prodi) yang siap untuk menghadapi era 4.0, diantaranya Program Studi Penerbitan/Jurnalistik, Program Studi Desain Grafis, Program Studi Teknik Grafika, dan Program Studi Teknologi Industri Cetak dan Kemasan.

Jurnalistik/Penerbitan

Dengan visi menjadi prodi yang mampu menghasilkan sumber daya manusia berkompeten dalam bidang jurnalistik, outcome dari prodi ini ialah agar mahasiswa dapat menjadi wartawan muda. Mencakup reporter dan editor pada industri media massa di masa depan.

BACA JUGA  Ini Kata Studi Jika Ingin Pintar Berbahasa Asing

“Selama saya kuliah di jurnalistik itu menambah wawasan dan membuka mata untuk lebih banyak tau tentang media,” ujar Erfah Nanda, Alumni Jurnalistik TGP 2016 yang sudah bekerja sebagai Reporter di IDN Times.

Desain Grafis             

Ingin menjadi Graphic Designer masa depan? Desain Grafis jawabannya! Menjadi mahasiswa desain grafis dibekali berbagai ilmu, seperti desain logo, produk promosi dan branding, serta produk penerbitan dan media baik cetak maupun digital. Selain itu, dibekali pula kemampuan manajemen desain, pengelolaan proyek dan kewirausahaan sehingga mampu mengelola usaha sendiri.

“Masuk prodi DG kayak ‘bunuh diri’. Jelas aja, secara saya awalnya masih newbie. Kehidupan di desain grafis benar-benar saya jadikan sebagai ladang try and error, terapi adrenalin, dan uji kompetensi bertindak cepat. Seru pokoknya!,” tutur Basma Khoirunnisa, mahasiswa semester 5 Desain Grafis.

Teknik Grafika

Hampir sama dengan desain grafis, prodi ini memberikan berbagai pengetahuan, seperti keahlian dan keterampilan teknologi cetak yang meliputi pra cetak, produksi cetak, dan pasca cetak. Karir lulusan prodi ini dapat bekerja pada bidang industri kreatif, diantaranya perusahaan percetakan, penerbitan buku, surat kabar, dan majalah, kehumasan, dan berwirusaha mandiri.

BACA JUGA  Ratusan Anak TK Islam 'Geruduk' Kapal Perang Indonesia

“Bisa mengenal prodi yang baru didengar dan ngejalaninnya dengan happy. Terus juga bisa tahu berbagai mesin, seperti mesin SM52, SM74, GTO, mesin potong, dan mesin binding. Sebelumnya ya nggak tahu itu apa, sekarang jadi tahu,” ujar Aulia Dwi Putri, mahasiswa semester 3 Teknik Grafika.

Teknologi Industri Cetak dan Kemasan

Berkuliah pada prodi yang disingkat TICK ini dapat memiliki pengetahuan teoritis, praktis, dan adaptif dalam bidang kemasan yang berbasis teknologi. Lulusan prodi ini dapat berkerja di bidang industri pengemasan, seperti yang diketahui bahwa kemasan tidak akan pernah punah.

“Banyak banget manfaat di prodi ini. Hal yang ngga kita tahu jadi tahu dan belajar dari hulu ke hilir proses produksi, desain kemasan, pengembangan produk, dan sebagainya tentang kemasan,” ujar Laila Najmus, mahasiswa semester 7 Teknologi Industri Cetak dan Kemasan.

Demikian empat referensi prodi agar kamu siap menghadapi era 4.0 dan bisa menjadi pilihan. Kira-kira, mana yang akan menjadi pilihan kalian?

Penulis : Dessy Astuti, Politeknik Negeri Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here