Sebanyak 90 Sekolah Turut Ambil Bagian di Alix Cup 2019

0
40
Ki-Ka : Ketua Panitia Pihak Orang Tua Murid Maulinasari, Ketua Panitia Alix Cup 2019 Muhammad Muchsin Hadiansyah, Kepala Sekolah SMP Islam Al Ikhlas Indra Fithra Wirawan S,pd, Wakil Ketua Alix Cup 2019 Suttan Daffa Nugraha, Ketua Alix Cup 2019 dari Pihak Sekolah Dicky Try Gusrian, POMG Bagian Kesiswaan Dina Yunita.

Jakarta, SN.com – Sebanyak 90 Sekolah yang berasal dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di wilayah Jabodetabek, turut ambil bagian dalam kejuaraan Alix Cup 2019 yang diselenggrakan oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Al Ikhlas Jakarta Selatan. Acara yang dibuka oleh Kepala Seksi PTK Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan H. Wagimin, S.Pd dan dihadiri pula oleh Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, SH, M.Si, pada Sabtu (5/10) lalu, menjadi moment berharga bagi para peserta untuk unjuk gigi di bidang akademik dan non akademik antar SD & SMP se-Jabodetabek.

“Untuk golongan, kita menggolongkan dua kejuaraan. Untuk SMP tidak ada batasan. Untuk futsal dan basket SD, kita hanya mengikutkan anak-anak kelas lima dan enam. Untuk jumlah berapa peserta SMP putra dan putri, dari jumlah total sekitar 320 sekitar 120 putri selebihnya putra. Untuk peserta SD ada sekitar 400 anak. Di mana sekitar 120 anak berasal dari putra. Tahun ini ada lomba tari dari SD, sebanyak 15 grup, dimana satu tim sekitar 10 orang,” terang Ketua Panitia dari Pihak Sekolah Dicky Try Gusrian M.Pp, kepada awak media di Pelataran SMP Islam Al Ikhlas (12/10).

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Islam Al Ikhlas Indra Fithra Wirawan S,pd, mengatakan antusias dan evaluasi dari tahun ke tahun dilakukan demi tercapainya peningkatan. Dan tahun ini yang merupakan tahun ke tiga Alix Cup melakukan lomba panahan yang juga menjadi salah satu ciri khas dari Alix Cup.

“Untuk penjurian kita melibatkan asosiasi wasit seperti dalam cabang olahraga basket, futsal dan panahan agar kita ingin pertandingan ini lebih sportif dan diakui oleh cabang olahraga tersebut,” ungkapnya.

Sejak tahun 1996 SMP Islam Al Ikhlas telah menggelar kejuaraan olahraga di tingkat SMP. Seiring berjalannya waktu, kegiatan Alix Cup telah menjadi salah satu kegiatan yang menjadi kebanggaan SMP Islam Al Ikhlas, di mana di tahun 2019 kembali di gelar dengan Tema ”Beyond the Beach” dengan moto ”Surf In to The Entertainment”.

BACA JUGA  Papua Barat Jadi Pusat Pendidikan Kebangsaan

Wirawan menjelaskan, peserta Alix Cup 2019 berasal dari sekolah di wilayah Jabodetabek, dari tingkat SD dan SMP. Tema pantai dipilih dalam rangka melestarikan alam, khususnya pantai dari limbah plastik.

“Ini sangat sesuai dengan program sekolah dengan program unggulan di sekolah. Kami berharap dengan tema ini, para siswa bisa memiliki kesadaran untuk mencintai lingkungan yang bersih khususnya di lingkungan sekolah,” ujar Wirawan.

”Alix Cup 2019 bertemakan Beyond the Beach bertujuan agar kami Iebih bersyukur atas segala ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan akan membangkitkan kesadaran dalam menjaga kebersihan dan kelestarian pantai di Indonesia,” sambut Ketua Alix Cup 2019 Muhammad Muchsin Hadiansyah.

Jadi Sarana Pembelajaran

Berbicara gelaran Alix Cup, Wirawan mengungkapkan, gelaran Alix Cup merupakan wadah atau sarana untuk memberikan pembinaan dan pendidikan di bidang kepemimpinan, yang dimulai dari memimpin dari kelompoknya.

“Peran mereka sangat strategis dan sangat mendukung kegiatan ini. Karena kami melihat dari awal hingga closing acra pada hari ini mereka sangat mengikuti kegiatan dengan baik dan penyelenggaraannya sangat antusias dan mereka mengikuti apa arahan dari orang tua dan guru. Ini adalah contoh hasil dari kerjakeras mereka dengan kerjasama antara panitia inti dan panitia siswa dari kelas 7, 8 dan 9. Kebetulan panitianya adalah kelas Sembilan, dimana ini menjadi contoh bagi adik-adik mereka,” ungkapnya.

BACA JUGA  10 Cara Menumbuhkan Minat Baca Ala Kemendikbud

Panitia dari pihak setiap Orang Tua Maulinasari mengatakan, kegiatan Alix Cup digelar di SMP Islam Al Ikhlas, anak-anak selalu menjadi motor dan pelaku kegiatan. Posisi orang tua dan guru hanya sekedar menjadi pensuport kegiatan yang mereka lakukan.

“Kegiatan ini adalah murni dari anak-anak, orang tua dan guru sekedar memberikan support untuk mereka terbiasa mengikuti organisasi selanjutnya. Sejak tahun ini kita mengikut sertakan media agar kegiatan ini lebih diketahui oleh siswa dan siswi di wilayah Jakarta. Kita ingin mengembangkan lagi nama Alix Cup ini ke luar,” tegasnya.

Ketua Panitia dari Pihak Sekolah Dicky Try Gusrian M.Pp, menekankan, kegiatan Alix Cup memiliki dua kepanitian, yakni orang tua dan siswa. Di mana panitia inti ada di siswa, yang disuport oleh guru dan orang tua.

“Kita bertiga bekerjasama mensukseskan Alix cup 2019. Ini menjadi pengalaman bagi anak-anak kami dan mengajarkan sportifitas sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar sekolah dan guru,” imbuhnya.

Sementara itu Perwakilan POMG Bagian Kesiswaan Dina Yunita, mengungkapkan kegembiraannya bagaimana Alix Cup sangat berefek positif bagi perkembangan dan pertumbuhan kepercayaan diri anak-anak di usia Sekolah Menengah Pertama, yang selanjutnya dapat berkembang seiring dengan kegiatan-kegiatan yang terus diselenggarakan baik oleh pihak sekolah maupun oleh siswa.

“Ini positif banget buat anak-anak. Pengalaman mereka ikut di kegiatan ini bisa menjadi modal mereka di sekolah lebih lanjut. Bahkan kami merupakan sekolah pertama dalam Alix Cup ini yang menyelenggarakan lomba panah pertama di tingkat DKI sejak 2014,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada ajang Alix Cup 2019 SPM Islam Al Ikhlas, mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan. Dimana, saat dilakukan ceremony, Walikota Jakarta selatan bersama dengan Dinas Pendidikan Jakarta satu, turut hadir sekaligus membukan gelaran Alix Cup 2019, pada tanggal 5 Oktober 2019, lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here