RS.Yarsi Hadir Untuk Indonesia

0
766
Ki-Ka : Humas RS. YARSI Rindayani, Direktur Pelayanan Medis RS. YARSI Jakarta Dr. Andi Erlina, MARS, Direktur utama RS YARSI Dr. Mulyadi Muchtiar, MARS, Humas RS. YARSI Yuni Octaviani.

Jakarta, Stemlannews.com – Grand Opening Rumah Sakit Yarsi Jakarta dibuka secara langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan turut di saksikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nilla F Moeloek, Rabu (10/7). Dengan mengantongi klasifikasi Rumah Sakit Umum Kelas B, RS Yarsi berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan bermutu tinggi  dan standar internasional, khususnya bagi masyarakat Indonesia.

Direktur utama RS YARSI Dr. Mulyadi Muchtiar, MARS, menjelaskan RS YARSI memiliki visi ”Menjadi RS berlandaskan Islam dengan pelayanan kesehatan bermutu tinggi dan standar internasional”. Visi ini dijabarkan ke dalam 6 (enam) misi RS YARSI, yang mendukung pengembangan RS sebagai penyedia layanan kesehatan komprehensif dan professional sesuai Islam, dan menjadi pusat rujukan dengan dukungan IPTEK serta menjadi sarana pendidikan dan penelitian kedokteran.

“Di UGD kami di Koordinatori oleh seorang emergency medis, yang mengelola dokter dan perawat yang terlatih untuk kegawatdaruratan. Disini dokter emergency di back up oleh kegawatdaruratan atau trauma tulang, kegawatdaruratan saluran pencernaan, kegawatdaruratan pascular atau pembuluh darah, Jantung dan lain sebagainya. Bahkan untuk kondisi pendarahan dalam saluran cerna kami memiliki layanan endoscopy yang ada di UGD. Ini salah satu system terintegrasi. Sehingga secara respont yang ada kami bisa berikan pelayanan penyelamatan jiwa pasien,” ujarnya di hadapan awak media, di Ruang Rapat RS Yarsi, Jakarta, Kamis (9/7).

BACA JUGA  RS. Yarsi Bidik Jadi Rumah Sakit Siaga Bencana

Lebih jauh, dia menjelaskan, pelayanan rumah sakit secara prinsip itu sama. Dimna dalam intensitasnya memberikan perawatan rawat jalan dan rawat inap. Berbeda jika rumah sakit memiliki target layanan untuk menjadikan centre exelence. Yakni, bagaimana rumah sakit itu melakukan layanan terintegrasi.

“Inilah yang kami lakukan planning dengan 13 program. Di mana 13 program ini saling terintegrasi. Pelayanan yang saat ini sudah dapat diberikan pelayanan oleh Yarsi antara lain, Acute and Trauma Services Center, Minimal Invasive Procedures, Day Surgery/Treatment, Histopathologic Center, Occupational Health Center, Integrated BURN Services, Oncology, Geriatric Centre, Medical Rehabilitation Center, Aesthetic Center. Dari itu semua untuk layanan women and Children center sudah dapat dilakukan, namun untuk bayi tabung masih belum. Layanan Pharmacogenomic dan Kidney dan Liver Transplantation, menjadi program-program yang akan dibuka layanannya oleh RS Yarsi dalam waktu dekat ini,” imbuhnya.

BACA JUGA  Awas, Adiksi Gawai Pengaruhi Kesehatan Anak

Dia menambahkan, dari pelayanan-pelayanan yang diberikan oleh RS. Yarsi, merupakan salah satu upaya pelayanan yang saling berkolaborasi dengan multi disiplin yang ada di RS. Yarsi.

“Dengan layanan terkolaborasi tersebut RS Yarsi bisa menjadi pusat kolaborasi pusat rumah sakit lain, bahkan bisa menjadi reveral treatment dari Puskesman, klinik dan lainnya,” tegasnya.

Untuk target layanan, Dr. Mulyadi, menegaskan bukan hanya untuk wilayah Kota Jakarta saja, RS. Yarsi dapat memberikan layanan. Pihaknya dengan fasilitas dan infrastruktur yang ada, saiap memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat tanah air.

“Target kami untuk Indonesia. Kami ingin berada di tengah-tengah masyarakat Indonesia dalam memberikan layanan kesehatan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here