Prodia dan Abbott Sepakati Bermitra Selama 7 Tahun

0
105
(Dari kiri ke kanan) I Putu Edi Mahadi, General Manager, Abbott Indonesia Diagnostics Division; dr. Bettia M Bermawi SpPk, Kepala Instalasi Laboratorium Medik RS St Carolus; Siska Saragih, Pasien; Dr. Dewi Muliaty M.Si, Managing Director, Prodia; Wiwik Rositawati, Kepala Laboratorium Prodia Pusat Rujukan Nasional; Andri Hidayat, Operation and IT Director, Prodia, berfoto bersama dalam acara Media Gathering Abbott dan Prodia, yang diadakan hari ini (09/07) di Prodia Tower, Jakarta.

Jakarta, Stemlannews.com – Prodia dan Abbott telah sepakat untuk bermitra selama tujuh tahun mendatang (hingga Desember 2025) guna penyediaan Total Laboratory Automation dan informatika di laboratorium pusat rujukan nasional atau PNRL (Prodia National Reference Lab), Jakarta. Kerja sama ini mencakup ACCELERATOR A3600 track (yang membantu menghubungkan platform diagnosis dengan mengautomasikan proses pra-analitik, analitik hingga pasca-analitik),  Architect™ c8000 analyzer untuk pengujian kimia klinis, Architect™ i2000 analyzer untuk pengujian imunologi, dan AlinIQ Analyzer Management System (AMS) middleware (perangkat antara) untuk pengawasan secara real time berbagai proses pekerjaan laboratorium.

Menambahkan automasi ke dalam pengujian laboratorium diagnostik didesain untuk membantu mengurangi waktu penyelesaian suatu hasil pemeriksaan (turnaround time – TAT), mengurangi kesalahan yang muncul dari proses manual dan meningkatkan efisiensi proses di setiap tahap – hal ini dimungkinkan oleh sebuah sistem automasi dan perangkat antara (middleware) yang canggih.

Dr. Dewi Muliaty M.Si, President Direktur Laboratorium Klinik Prodia, menjelaskan, “Guna mengantisipasi kebutuhan di masa mendatang, Prodia berinisiatif untuk memperbarui sistem otomatisasi kami. Dengan teknologi diagnostik baru milik Abbott, Prodia dapat meningkatkan waktu penyelesaian hasil pemeriksaan (turnaround time) yang lebih cepat, mengurangi potensi kesalahan manusia, dan membantu karyawan kami untuk mengerjakan tugas-tugas baru. Dengan peningkatan hasil yang telah diukur dalam lima bulan terakhir ini, kami mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat dari para profesional medis dan pasien, melalui akurasi dan presisi.”

BACA JUGA  Awas... Ini 7 Hal yang Dapat Merusak Otak

Sejak mengimplementasikan sistem teknologi diagnostik terbaru dari Abbott, Prodia telah mengalami peningkatan kinerja yang terukur, sebagai berikut:

· Peningkatan sebesar 108% pada jumlah tes yang dianalisis di tahun 2019 (dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018) dengan menggunakan sistem Total Lab Automation.

· Peningkatan sebesar 43% pada jenis tes yang dianalisis dengan sistem Total Lab Automation pada tahun 2019 (dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018)

· Pengurangan 9% Turn Around Time (TAT)  automasi (dibandingkan periode yang sebanding pada 2018).

· Penghapusan sembilan tahap manual, secara langsung memberikan dampak signifikan terhadap kualitas proses pengerjaan.

· Memberikan waktu lebih bagi staf laboratorium yang memungkinkan adanya re-alokasi sumber daya untuk mengerjakan sepuluh tugas baru per tahun dengan jumlah staf yang sama.

BACA JUGA  Mengajarkan Kesehatan Gigi Sejak Dini Kepada Si Kecil

I Putu Edi Mahadi, General Manager, Abbott Indonesia, Diagnostics Division, mengungkapkan, “Memberikan hasil tes yang akurat dan tepat waktu untuk diagnosis yang lebih baik merupakan misi yang Abbott dan Prodia miliki. Kepeloporan akan keahlian Abbott di bidang diagnosis, platform pengujian inovatif, dan teknologi automasi yang mutakhir memungkinkan laboratorium-laboratorium di Indonesia untuk dapat menjawab kebutuhan pasien yang berkembang secara real time dan dalam skala besar.”

Dengan jumlah sampel yang diuji oleh Prodia diperkirakan akan melampaui 1 juta dalam lima tahun mendatang, dan semakin banyak masyarakat Indonesia yang bergantung kepada hasil tes diagnostik untuk keputusan-keputusan kesehatan, kemitraan strategis automasi laboratorium antara Prodia dan Abbott memberikan jaminan dan kecepatan yang dapat diandalkan oleh para profesional medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here