Ini Penjelasan Jasa Marga Mengenai Berita Hoax Struk Bukti Transaksi Tol

0
105
Ilustrasi Struk Tol (istimewa)

Jakarta, Stemlannews.com – Beberapa hari belakangan, tersebar pesan melalui WhassApp terkait tiket tol yang digunakan untuk mengklaim asuransi jika terjadi kecelakaan lalu lintas di tol. Dalam pesan tersebut disebutkan, barang siapa yang tidak memiliki atau tidak dapat menunjukkan tiket tol saat mengklaim asuransi, maka klaimnya akan ditolak.

Terkait akan berita tersebut, pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai penyelenggara jalan tol merespon informasi tersebut adalah hoax. Jasa Marga, menyebutkan al-hal yang diinfokan dalam berita hoax tersebut, adalah tidak benar dan berpotensi membingungkan pengguna jalan tol.

Berikut keterangan pihak Jasa Marga, melalui siaran persnya yang diterima redaksi Stemlannews.com.

1. Kesalahan Informasi Bahwa Struk Bukti Transaksi Tol Adalah Jaminan Pengguna Jalan Berhak Mendapat Asuransi.

Biaya tol yang dibayarkan pengguna jalan tol hanya untuk membayar jasa jalan tol, tidak dibebankan tambahan biaya premi asuransi. Sehingga tidak ada manfaat asuransi yang dapat diklaim oleh pengguna jalan tol, dengan menunjukkan struk bukti transaksi tol.

BACA JUGA  Ke Beringharjo Cari Batik, Presiden Ajak Keluarga

2. Kesalahan Informasi Bahwa Struk Bukti Transaksi Tol Sebagai Jaminan Pengguna Jalan Berhak Atas Derek Gratis.

Seluruh pengguna jalan tol berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Jasa Marga, termasuk fasilitas derek gratis hingga pintu keluar terdekat, jika pengguna jalan tol mengalami masalah dengan kendaraannya. Fasilitas diberikan tanpa harus menunjukkan struk bukti transaksi tol.

Jika pengguna jalan memiliki kebutuhan untuk diantar sesuai preferensi pengguna jalan, kami akan mengenakan tarif resmi yang info besarannya terdapat dalam setiap mobil derek yang kami operasikan, dan pembayaran yang dilakukan dilengkapi bukti pembayaran resmi (kuitansi).

3. Fungsi Struk Bukti Transaksi Tol dan Apa Yang Harus Dilakukan Pengguna Jalan Saat Keadaan Darurat.

Kepentingan adanya bukti transaksi tol sebenarnya adalah sebagai bukti penelusuran informasi, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat di jalan tol, agar Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dapat menangani dengan baik dan cepat, tentunya diperlukan bukti ruas jalan tol yang dilewati beserta waktunya, yang dapat diketahui dari struk bukti transaksi tol.

BACA JUGA  TNI dan HING Gelar Latihan Keamanan Cyber

“Untuk itu kami menyarankan pengguna jalan mengetahui dengan baik ruas jalan dimana mereka berkendara dan mencatat dengan baik nomor call center BUJT,” ujar Jasa Marga, dalam hal ini diwakili oleh Irra Susiyanti, selaku Corporate Communication Department Head.

“Untuk Nomor call center Jasa Marga adalah 14080 (24 jam). Bila masyarakat ada kejadian darurat yang terjadi pada pengguna jalan tol di ruas yang kami operasikan, disarankan langsung menghubungi call center 14080 langsung pada saat kejadian, nanti petugas akan datang ke lokasi untuk mengecek dan memverifikasi kondisi di lapangan dan serta melakukan tindak lanjut penanganan sesuai standar operasi yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here